Blog Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh

MANFAAT BLOG DALAM DUNIA PENDIDIKAN 

 Pesatnya perkembangan blog di Indonesia tentunya menjadi inpirasi baru bagi para guru. Banyak guru yang sudah memanfaatkan media ini sebagai media dan pusat belajar di sekolah. Hal ini cukup efektif karena jumlah pengguna internet di Indonesia cukup signifikan, dan mayoritas digunakan oleh para pelajar. Jika teknologi dapat diadaptasi menjadi media dan sumber belajar, tentunya akan sangat membantu guru dan para siswa dalam mengajar dan belajar di sekolah. Sebagaimana dikutip http://remajakontemporer.blogspot.com, ada beberapa manfaat blog sebagai media dan sumber belajar di sekolah, antara lain sebagai berikut. 

a. Blog sebagai rumah belajar dan berbagi guru Artinya, kreativitas dan kegemaran guru dapat disalurkan melalui blog, seperi kreativitas dalam menulis, maupun karya-karya lainnya. Karena media cetak cukup terbatas untuk memuat tulisan-tulisan kita, blog dapat menjadi penyaluran kreativitas menulis karena bisa langsung dipublikasikan tanpa editing.

 b. Blog dapat meringankan tugas dan beban guru dalam mengajar Blog akan memudahkan guru karena segalanya dapat dimasukkan ke dalam blog. Misalnya, materi pelajaran, tugas siswa, informasi nilai siswa. Sementara siswa dapat dengan mudah mengunduhnya tanpa dibatasi waktu dan ruang. Cara tersebut tentunya dapat menghemat waktu, tenaga, biaya.

c. Blog dapat meningkatkan minat belajar para siswa. Dengan blog, seorang guru dapat memposting suatu permasalahan atau materi pelajaran yang disusun dalam suatu bahasa yang formal tetapi lebih santai. Kemudian para siswa bisa blogwalking ke blog tersebut dan kegiatan belajar mengajar pun bisa menjadi lebih menyenangkan. Materi pelajaran yang diposting melalui media blog bisa menjadi sebuah konten hebat yang bermanfaat bagi kemajuan dunia pendidikan. 

d. Blog dapat diakses oleh siapa pun di belahan dunia Dengan blog, guru bisa berbagi materi pelajaran tidak hanya untuk siswanya, tetapi juga setiap orang orang yang membutuhkan pemikirannya di mana pun mereka berada dengan mudah dan murah. 

e. Blog dapat menjadi media silaturahim Blog dapat dijadikan sebagai sarana untuk bertemu secara tidak langsung dan dapat menjalin komunikasi satu sama lain karena blog dapat diakses oleh siapa pun di seluruh dunia. Mengingat begitu banyaknya manfaat yang dapat diperoleh dari pemanfaatn blog sebagai media dan sumber belajar guru dan siswa, para guru tentunya dapat mencoba menerapkan media tersebut. Memiliki blog artinya memilki rumah maya. Di rumah tersebut, kita bisa mengisi dengan apa pun yang bermanfaat untuk orang lain, khususnya untuk menunjang tugas guru dalam mencerdaskan generasi bangsa.


MENJADIKAN BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ALTERNATIF

Untuk menjadikan blog sebagai media pembelajaran alternatif di sekolah perlu ditempuh langkah-langkah sebagai berikut. Pertama, guru haruslah memiliki blog terlebih dahulu. Setelah itu, guru bisa mengisi blog dengan berbagai tulisan materi pembelajaran dan menamainnya atau memberi label di blog. Untuk guru bahasa Indonesia kelas X, misalnya dengan label teks anekdot, teks eksposisi, teks laporan hasil observasi, teks prosedur, tugas, remidi, dan sebagainya sesuai kebutuhan. Langkah kedua, mengajak siswa untuk membuat blog. Apabila siswa sudah memiliki blog, guru tinggal memberdayakan guna keperluan pembelajaran. Guru dituntut aktif membangkitkan siswa mau mengisi blognya. Untuk tahap awal, biarlah siswa mengisi blognya dengan tulisan apa saja yang siswa senangi. Blog siswa yang sudah ada ini 

harus didata oleh guru untuk keperluan pengecekan dan penilaian. Ketiga, setelah siswa terbiasa dengan blog, guru mulai menugasi siswa sesuai dengan materi pembelajaran yang diajarkan. Misalnya, materi teks anekdot. Guru terlebih dahulu sudah menulis teks anekdot di blog guru. Ini perlu dilakukan untuk memotivasi siswa bahwa gurunya tidak sekadar memerintah. Guru memang harus berani tampil sebagai contoh. Setelah itu, guru menugasi siswa untuk menulis teks anekdot di blog siswa. Guru bisa menugasi siswa lain untuk saling memberikan komentar di blog siswa. Bisa juga guru langsung memberikan komentar di blog siswa. Hal ini tentu sangat bergantung kepada keperluannya. Tahap keempat, penilaian tugas siswa di blog. Penilaian karya siswa di blog dapat dilakukan guru sesuai dengan tugas pembelajaran yang diberikan. Di sini guru tinggal membuka blog siswa sesuai dengan data blog siswa yang dipunyainya. Guru akan lebih diuntungkan karena tidak dibatasi ruang dan waktu. Hal itu dapat dilakukan kapan dan di mana saja.

Posting Komentar

0 Komentar